Wajib tahu! Golongan, fase dan gejala anjing rabies

Gejala anjing rabies harus diketahui sejak dini.

Hal ini akan memudahkan anda untuk memberikan pertolongan pertama dan tindakan medis yang sesuai dengan kondisi anjing itu. Apalagi penyakit yang sering disebut dengan anjing gila ini akan mempengaruhi kondisi dari anjing serta lingkungan sekitar. Penyakit rabies disebabkan oleh virus tertentu yang juga bisa menularkan kepada sesama anjing hingga manusia. Hal yang harus anda ingat bahwa penyakit seperti ini sangat mematikan dan cepat menular. Tindakan medis yang dilakukan pada anjing penderita penyakit ini sebaiknya melalui saran dokter hewan. (Baca juga berbagai karakter anjing)

contoh anjing rabiesGejala anjing rabies bisa dilihat melalui tingkah laku dan kondisi fisik. Anda bisa memulainya dengan melakukan pemeriksaan terhadap air liur anjing. Cara seperti ini dilakukan karena virus rabies sangat mudah ditemukan pada bagian air liur. Hal ini juga yang menyebabkan anjing penderita rabies akan sangat mudah menularkan penyakitnya melalui gigitan.

Menurut dokter hewan, perhitungan waktu yang dibutuhkan atas reaksi yang diberikan virus ini untuk menyebar ke seluruh bagian tubuh sekitar 2 minggu. Jangka waktu seperti ini dihitung saat pertama kali mendapatkan gigitan dari anjing rabies. Perhitungan seperti ini akan menjadi pertimbangan bagi anda untuk memberikan vaksin rabies kepada anjing yang masih berusia sekitar 5 bulan. Vaksinasi yang diberikan biasanya akan disesuaikan terhadap usia, kondisi fisik seluruh bagian tubuh, dan karakter dari anjing ras itu sendiri. (Baca juga perawatan anjing terbaik)

mengobati anjing rabiesIni dia golongan penyakit rabies pada anjing

Penyakit rabies yang diderita oleh banyak anjing ras memiliki beberapa golongan. Menurut dokter, pembagian golongan seperti ini akan memudahkan para anjing untuk mendapatkan perawatan hingga tindakan medis yang sangat baik. Apalagi masing-masing dari golongan penyakit rabies yang diderita anjing juga akan membutuhkan perawatan yang berbeda. Berikut ini golongan penyakit rabies pada anjing yang terdiri dari:

1. Stadium Melancholium

Golongan ini adalah bagian dari awal saat anjing mengalami penularan virus rabies ke dalam tubuh. Gejala yang ditimbulkan pada saat masuk golongan ini anjing akan menunjukkan perubahan tingkah laku. Anjing akan mulai merasa gelisah dan cenderung stres. Bahkan, beberapa anjing ras juga akan melakukan tindakan agresif yang jarang terlihat biasanya. Pada bagian ini anjing mulai menunjukkan penurunan nafsu makan hingga dalam tahap mengkhawatirkan. (Baca juga tips perawatan anjing terbaru)

2. Stadium Exitatie

Pada golongan ini terjadi perubahan yang sangat signifikan. Anjing ras yang terkena penularan virus rabies akan melakukan tindakan agresif hingga mengkhawatirkan. Bahkan, beberapa objesk yang berada di dekatnya akan digigit. Hal yang harus diwaspadai adalah anjing cenderung menjadi pelupa dan berlari tanpa arah yang jelas hingga jarak 1 km. Tentu saja ini akan sangat mengkhawatirkan bagi banyak pemilik anjing.

3. Stadium Paraltycum

Ini adalah golongan terakhir yang menunjukkan bahwa anjing mengalami perubahan drastis pada seluruh bagian tubuh. Anjing yang mengalami penyakit rabies pada golongan ini biasanya mengalami penurunan fungsi pada banyak bagian tubuh. Bahkan, kegiatan yang sebenarnya sangat mudah dilakukan akan terasa sulit untuk dilakukan kembali. Hal ini juga yang membuat metabolisme seluruh tubuh tidak berfunsgi dengan sempurna dan bisa saja memberikan dampak yang sangat buruk seperti lumpuh atau kematian dalam waktu yang relatif sangat singkat.

penanganan anjing rabiesMengenal fase dan gejala anjing rabies

Tindakan medis yang dibutuhkan pertama kali saat melihat gejala anjing rabies akan disesuaikan dengan kondisi seluruh bagian tubuh. Gejala dan fase yang ditunjukkan pada anjing terkena rabies tentu akan berbeda pada setiap tingkatan. Bahkan, menurut dokter beberapa fase membutuhkan tindakan medis yang sangat cepat untuk menghindari penyebaran pada bagian tubuh atau anjing lainnya. Fase dan gejala anjing terkena rabies yang harus anda ketahui seperti:

1. Fase Prodormal

Fase ini merupakan awal dari anjing anda terkena virus rabies. Gejala yang ditunjukkan pada fase seperti ini biasanya dimulai dengan anjing akan mencari tempat yang bersuhu dingin. Bahkan, kadang-kadang anjing akan keluar dan meninggalkan kandangnya dalam waktu yang cukup lama. Fase ini juga bisa menunjukkan gejala yang sangat mengkhawatirkan bahkan berbahaya untuk anjing itu sendiri. Sewaktu-waktu anjing bisa saja bertindak agresif hingga menggigit pada saat ada objek atau manusia mencoba untuk mendekat. Menurut dokter hewan, fase ini akan terjadi selama 1-3 hari. Perubahan fisik yang bisa anda lihat secara mudah adalah pembesaran pupil yang tidak biasanya. (Baca juga jenis penyakit anjing)

2. Fase Eksitasi

Anda harus ingat bahwa fase ini cukup mengkhawatirkan karena anjing mulai dengan mudah untuk menyerang anjing atau orang lain. Bahkan, tindakan seperti ini juga bisa sangat mudah menularkan virus rabies. Gejala yang ditunjukkan pada fase ini adalah anjing akan memakan objek yang berada di sekitar dirinya secara berulang-ulang. Gejala lain yang ditunjukkan pada fase ini adalah seluruh bagian tubuh pada anjing akan gemetar tanpa henti. Pada fase ini sebaiknya anjing anda sudah harus mendapatkan tindakan medis dari dokter hewan. Hal ini dilakukan untuk pencegahan memasuki fase terakhir yang sangat mematikan.

3. Fase Paralisa

Fase ini adalah yang terakhir saat anjing anda mendapatkan diagnosa terkena rabies. Sebenarnya sebelum memasuki fase ini, anjing anda sudah diharuskan mendapatkan tindakan medis secara cepat. Bila tidak mendapatkan tindakan medis, anjing anda akan mengalami fase terakhir ini dengan sangat menyakitkan. Gejala yang ditimbulkan pada fase ini seperti beberapa bagian tubuh anjing tidak berfungsi secara normal dan anjing juga terlihat lumpuh total. Harapan untuk sembuh pada fase ini cukup sulit. Namun, anda juga bisa terus berharap pada tindakan medis yang diberikan pada dokter. Bila tidak mendapatkan tindakan medis, fase ini akan memberikan efek kematian dengan sangat singkat.

tanda2 anjing rabiesTindakan sederhana untuk mencegah penularan virus rabies

Tentu saja anda memiliki kesempatan pencegahan terhadap penularan virus rabies pada anjing. Biasanya hal ini dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Selain itu, kondisi lingkungan sekitar juga akan memberikan dampak yang sangat berpengaruh terhadap kondisi anjing. Anda bisa memulai tindakan pencegahan seperti:

1. Memberikan kandang atau memindahkan anjing ke tempat baru

Cara ini sangat efektif untuk mengurangi potensi penularan virus rabies. Apalagi bila anda berada di lingkungan yang memiliki banyak anjing. Mungkin anda juga bisa membersihkan kandang anjing setiap hari atau memindahkan anjing di dalam ruangan.

2. Nutrisi sehat yang sangat baik

Anjing sangat membutuhkan nutrisi yang sangat sehat untuk seluruh tubuhnya. Apalagi seluruh nutrisi yang diberikan ini juga akan menjadi anti-body alami yang mencegah banyak virus menyerang tubuh anjing. Mungkin anda bisa mulai memberikan suplemen atau vitamin yang membuat kondisi tubuh anjing semakin lebih baik. (Baca juga jenis makanan anjing terbaik)

3. Lakukan vaksinasi rabies sejak dini

Beberapa anjing ras biasanya sudah mendapatkan vaksin rabies pada usia 5 bulan. Vaksinasi ini bisa dilakukan di klinik atau dokter hewan secara langsung.

4. Menjaga kebersihan tubuh anjing

Anda harus menjaga kebersihan tubuh anjing setiap hari. Apalagi beberapa anjing yang memiliki bulu cukup tebal akan membutuhkan perawatan yang lebih berbeda. Pembersihan seluruh bagian tubuh anjing seperti ini juga bertujuan untuk menghindari banyak virus atau bakteri menempel pada bagian terluar kulit atau bulu anjing.

Protected by Copyscape

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wordpress content guard plugin